Tentang Berjabat Tangan

Suatu saat, temanku bertanya seperti ini.

Jer, kenapa sih kadang kamu sama beberapa orang kalo salaman erat dan lama banget? Itu teh apa artinya?

Jeng jeng jeng~
Sebuah pertanyaan yang simpel tapi kadang bingung untuk menjawabnya. Dia bertanya seperti ini karena sebelumnya melihat saya dan kakak asuh saya selama mabim, teh Nia, ngobrol sambil berjabat tangan. (padahal saya kangen banget sama kakak asuh saya yang satu ini makanya saya menjabat tangannya lama sekali :”( *plak)

Jujur saja, walaupun saya pernah bertanya-tanya masalah ini (pas SMA) namun saya hanya diam sampai akhirnya ada yang membahas tentang ini.

Pada saat teman saya bertanya seperti itu, saya hanya bisa menjawab sekenanya.

Wah, masalah itu saya masih kurang tahu, tapi yang saya ingat kalo kita bersalaman itu menggugurkan dosa kedua belah pihak yang bersalaman hingga salah satu dari mereka menghentikan jabatan tangan tersebut. Tentu saja dengan muhrimnya ya.

Saya tahu, jawaban di atas kurang memuaskan, bahkan untuk saya sendiri. Pada akhirnya saya menceritakan soal ini dan bertanya pada teteh mentor di tutorial. Beliau pun menjawab

Dengan berjabat tangan yang erat, kita itu seakan saudara mereka yang berjabat tangan. Kita itu saling mengakui kalau kita itu saudara

Pas saya bilang ke teteh mentor soal itu, beliau mengatakan ini juga.

Subhanallah ya Zah, terkadang pertanyaan sederhana dari teman kita itu bisa membuat kita untuk berpikir untuk mencari jawaban. Makanya ayo terus mencari ilmu. Semangat!

Sekian dulu dari saya, ciao

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s