sedikit keegoisan saya.

terkadang, saya selalu ingin tertawa sekaligus merasa sedih ketika melihat keadaan saya dan lingkungannya pada saat ini. bukan tidak pernah mensyukuri atas segala yang telah saya dapatkan dari-Nya, tapi ya itu, saya memang merasa seperti itu untuk saat ini.

serius deh, saya itu ingin tertawa karena lucu, masih banyak yang belum memahami agamanya sendiri, bukan berarti saya telah memahami sepenuhnya ya. benar apa kata teman saya saat saya bercerita padanya soal “lebih baik yang mana, mempertahankan di tempat yang lama atau ambil kesempatan yang ada di depan mata kamu”, masih banyak yang belum memahami agamanya sendiri dengan benar. Sedih, karena saya masih belum maksimal dalam memahami agama sendiri dan belum mampu mengajak teman ke arah yang diridhoi oleh-Nya. entah saya yang belum terbuka, kurang inisiatif atau semacamnya.

kalau boleh memilih, saya inginnya ta’aruf. benar-benar ta’aruf, bukan orang yang mengatakan pacaran melalui proses ta’aruf (lagipula mana ada pacaran melalui ta’aruf, bohong itu.) kalau cuma mengejar gengsi dari pacaran, ya silakan aja. tapi bukanlah lebih baik mengejar gengsi-Nya yang berhadiah pahala dan amal shaleh?

saya mungkin hanya tersenyum di luar, tapi menangis di dalam. tapi ya mau bagaimana lagi, semua sudah terjadi. semoga Allah swt. selalu mengarahkan kita, umatnya, ke jalan yang benar. Aamiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s