2014.07.16: peka dong?

Hari ini ada beragam kabar yang saya dapatkan. banyak sekali yang membuat saya harus melek dan merenungkan kembali.

1. SELAMAT ATAS KELULUSANNYA, FANNY GITA DAMAYANTI!!!!! TETANGGA DEKAT , rekan SD pertama saya yang masih bisa terus berkabar kabari. Sayah turut senang!!!! Doakan saya bisa nyusul 1.5 taun lagi!!!!!! Aamiin :’3

2. Kalafina best album rilis hari ini!!!! Kyah xD

3.  Rapat hari ini di Bandung sedikitnya mengingatkan kembali apa yang harusnya saya lakukan. Udah ambil keputusan, harusnya dilaksanakan dong. Unek-unek saya kali ini diwakili oleh teman dan diforumkan.
Kalau jujur, saya lagi di titik jenuh berada di sana. Tapi ya harus ingat jangan sampai rasa jenuh itu merusak kinerja.

Jadi teringat kata-kata senior yang berbagi pengalaman, kalau berorganisasi atau dalam satu kepanitiaan, harus terbuka dan berani mengungkapkan isi hati karena hanya dengan itu kalian bisa merasakan esensi memiliki keluarga. Nah. Saya masih mengalami kesulitan buat menemukan orang yang emang bisa ditumpahi sampah ga guna yang lagi dirasakan, terutama di tempat ini. Mengapa saya bilang kayak gini? Karena, masih banyak yang pekerjaannya lebih berat daripada yang saya hadapi sekarang dan saya jadinya merasa “rasanya ga guna juga saya curhat ke mereka yang punya lebih banyak beban dan kalau kayak gitu kamu cuma ngejatuhin diri sendiri dan nunjukkin kalo kamu itu egois.” Gegara itu sebisa mungkin saya menekan perasaan ini, semoga saja gak meledak di tempat yang tidak tepat.

Apa yah.. saya rasa kali ini emang ada sekat antara saya dan yang lain. Hanya karena gak ikut satu hal rasanya dunia balik memusuhi. Gak semua kayak gitu memang, tapi tetap saja, sadar gak sih, itu yang jadi tembok buat saya biar bisa berbaur sama kalian. Gak kayak taun kemarin, taun ini tuh beda banget, lebih kerasa temboknya. Sayanya juga jadi serba salah. Seakan lebih baik cukup sampai tahun ini aja. Toh saya ga ada juga ga ngaruh. da abi mah naon atuh.
Hanya 1 orang yang sadar sama kegundahan ini. Hehe saya ngerasa bersyukur bisa kenal sama orang ini :’3
terus juga makasih banget buat yang tadi udah ngungkapin, itu sedikitnya membantu lepasin beban ga langsung :’3 sebenarnya saya nulis ini juga secara ga langsung nunjukin kalo saya masih belum dewasa. Hehe

4. Hari ini juga pengumuman hasil SBMPTN, sedih juga adik pertama sayah tidak dapat rejeki di sana,.
Not her luck, yet. saya doakan adik saya bisa mendapatkan yang terbaik. Aamiin.
Ngomong-ngomong, jadi ingin berbagi pengalaman pas masa-masa ini. Bisa juga jadi motivasi, mungkin, buat adik-adik yang berada di masa-masa SMA kelas 12 yang lagi galau-galaunya mau lanjut kuliah di mana.

Dibandingkan kedua adik saya yang sudah mendapatkan fasilitas yang lebih wow pada saat ini, dulu saya hanya belajar di tempat yang biasa aja tapi bisa bertemu dengan teman-teman yang super sekali. Teman pergaulan sekaligus rival akademis. Yang saya perhatikan, hanya sedikit orang yang tukang main tapi bisa lolos snmptn undangan maupun tertulis. Yang seperti ini biasanya hokinya besar ataupun truly genius person, yang jarang sekali ada.

Masa kelas 12 menurut saya merupakan salah satu fase terberat, karena pada saat itu ada satu masalah yang bisa berakibat ke mana-mana dan luka yang diakibatkan mampu mematahkan semangat belajar. Yah tebak aja sendiri apa.

Nah, balik ke topik, apa sih yang biasa dilakukan untuk mempersiapkan SNMPTN (ketauan deh angkatan taun berapa :p)?  Belajar? Main? Ibadah? Kalian pasti akan mengurangi jatah main dan meningkatkan sisanya. Saya juga demikian. Nongkrong di tempat les sampai sore, belajar mipa sampai eneg mau muntah(tapi tetap paksa karena keinginan untuk lulus), kejar guru les demi tambahan belajar (yang terkadang gak ngasih efek apapun), dan benar-benar mengurangi jatah main (tapi makin rajin baca komik…. serius). Pokoknya kegiatan duniawinya dikejar abis-abisan!

Nah bagaimana dengan hati? Duh kan ga cuma kegiatan duniawi aja yang harus dipenuhi, akhiratnya juga. Percuma dong kalau cuma memprioritaskan satu hal aja. Shalat dhuha dan tahajjud dijalani. Baca Al-Qur’an, banyak berdoa di tiap sujud terakhir shalat. Pokoknya menjelang SNMPTN, semua kegiatan tersebut makin gencar dijalankan.

Permasalahanya adalah setelah Ujian SNMPTN, kebanyakan langsung aja lupa sama kegiatan akhirat, terus memenuhi kegiatan dunia. Main-main-main dan menghabiskan uang. Sedangkan shalat ngaji langsung ditinggal. Padahal ini yang penting! Setelah ujian harusnya makin banyak berdoa dan beribadah! Kan usahanya sudah, tinggal tawakal, berdoa dan yakin pada Tuhan bahwa Ia akan berikan yang terbaik.

Tibalah saat pengumuman! Alhamdulillah, saya diterima di PTN Ternama! Bagaimana dengan teman-teman saya? ada yang diterima ada juga yang tidak. Bagaimana perasaannya? Campur aduk! Antara senang dan sedih.

Entah mengapa, saya bisa menebak bahwa seseorang akan lolos SNMPTN dari kesehariannya (dan jujur aja sebenarnya saya memprediksi kalau adik saya gak akan lolos SBMPTN karena kesehariannya setelah ujian tertulis.)

Apa yang ingin saya tekankan?
1. Berdoalah pada Tuhan karena hanya Ialah tempat kamu meminta yang sesungguhnya
2. Usaha ga pernah bohong. Kebanyakan yang masuk PTN melalui ujian tertulis adalah orang yang memiliki semangat juang yang tinggi dan kemauan untuk berusaha sampai titik darah penghabisan (lebay, tapi umumnya ya memang seperti itu)
3. Perbanyak ibadah di malam hari. Tuhan lebih menyukai ibadah yang dilakukan seseorang tanpa diketahui orang lain agar tidak bermaksud riya’.
4. Sepele, terkesan cupu, tapi ini yang penting, JUJUR! Buat adik-adik dan teman-teman, jujur, terutama dalam ujian, akan mempengaruhi kepercayaan diri. Umumnya yang lulus SBMPTN adalah orang yang terbiasa jujur mengerjakan ujian dan UN di sekolah dengan usaha sendiri. KALAU UDAH KULIAH MASIH SUKA NYONTEK MAU JADI APA KALIAN HAH!?

Buat yang belum lolos SBMPTN, jangan kecewa! Mending kalian renungkan apa sih yang udah kalian lakukan. Masuk PTN itu sebetulnya gak susah, asal tunjukkan keinginan itu dengan diimbangi usaha yang maksimal. Toh sebenarnya sukses itu ga harus dimulai dari PTN ternama, tapi dari usaha sendiri dan bantuan dari Yang Maha Kuasa.

Sekian.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s