LGBT, eh?

akhir-akhir ini lagi ribut sama masalah di judul yang saya tulis di atas, ya. hem… mulai dari mana ya.
Warn: ini mungkin akan sedikit SARA dan tolong untuk berpikir jernih. saya hanya memanfaatkan sarana untuk berpendapat. fyi: saya kontra sama kebijakan itu sebenarnya.


Ramadhan 2015, umat Islam, menurut saya, diberi ujian, iya ujian yang bisa mengakibatkan Islamphobia juga menurut saya kalau ga diselesaikan, dan pertanda untuk segera merapatkan barisan dan bersatu serta perbanyak amalan baik. kok ujian? hei, ini akhir zaman. makin banyak hal yang membuat orang bisa jadi gak waras kalau ga deket sama Allah swt.  makanya saya bilang ini ujian.

Pada akhir Juni 2015 silam, lembaga hukum di US menyatakan sahnya pernikahan bagi LGBT. ga usah minta sumber, carilah di internet berita perihal ini, banyak. Well, ini US (yang katanya) negara adidaya (tapi kerjaanya bikin perang mulu dan secara ga langsung pengennya ngehabisin sumber daya alam yang melimpah di penjuru negara berkembang. dan saya tahu ga semua kek ginikok. ), dampaknya tentu saja menuai berbagai reaksi dari berbagai orang di dunia. Tentu saja, bagi para LGBT maupun yang pro dengan hal ini, ini merupakan hal yang sudah lama mereka nantikan dan dirayakan dengan mengubah foto profil di sosial media dengan foto yang di-layer dengan warna pelangi sama tagar lovewins di berbagai media sosial. Diingatkan sekali lagi, ini US, yang secara ga langsung bakal memengaruhi negara lain untuk menerapkan kebijakan yang sama.

Padahal, kalau dipikir-pikir, sebenarnya beberapa negara di belahan dunia lain ada yang sudah menetapkan kebijakan ini, tapi tanggapan dunia tidak seheboh ketika US yang menetapkan. Yaaaa, diingatkan sekali lagi karena ini US, makanya dunia heboh pake banget. kasus ini kalau disetarakan dengan di Indonesia mungkin sama kayak perihal ucapan “Selamat Natal”.

Pendapat saya mengenai ini? 絶対ダメ、saya termasuk yang kontra sama kebijakan ini. Maksudnya, hell-oooooo, sama komik yang genrenya BL, GL, Yaoi, (humu, maksudnya) maupun Yuri (bukan nama bunga dalam bahasa Jepang btw)  aja udah geli banget, itu baru 2D. apalagi sama yang orang beneran. NOOOOOOOOO. lagipula, kalau di Islam juga gak boleh adanya hubungan sesama jenis. haram itu, haraaaaaaaaaaam. baca lagi cerita nabi Luth as. dan kau akan mengerti. azab Allah terhadap umat nabi Luth as. mengerikan.

kalau kalian bertanya, “emang di sekitar kamu ga ada yang kek gitu apa?” jawaban saya adalah iya, ada, banget. “apa yang bakal lo lakuin ke mereka?” jujur, saya ga bisa bilang secara gamblang itu dosa ke mereka, harusnya mereka sadar dengan hal yang telah mereka pilih. saya juga ga bisa memberikan maupun mengarahkan mereka biar gak seperti itu karena mereka bukan orang terdekat saya. saya hanya bisa mendoakan mereka supaya gak seperti itu lagi. sedih tau (dan agak risih sebenarnya) ngeliat sodara sendiri kok kek gitu. “terus lo kok bisa biasa aja sih sama mereka?” mereka juga manusia. butuh pergaulan. butuh komunikasi. emangnya enak hidup dikucilin? ngga kan. bersikap mah tetep harus wajar dan adil. ingat juga kalo adil di sini bukan berarti sama rata. tapi disesuaikan dengan keadaan dan situasi yang terjadi pada saat itu.

kalau mau berkomentar silakan, protes silakan. seTuju kek, ga suka kek, ingat, saya hanya mengutarakan apa yang ada di pikiran saya. ini blog saya. saya juga sadar saya ngepost ini di blog hosting yang pro dengan kebijakan ini. ya saya hanya bisa berargumen rendah dan ga berbobot.

sekian
Zahra.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s