Catatan Akhir Januari 2016

target bulan Januari? gak semuanya tercapai. liburannya sih iya. udah sampai tahap bingung mau ngapain dan berujung browsing gambar di pixiv dan baca fanfiksi (apalah itu skripsi, baru ada niatan di bulan Februari, dan iya yang ini cukup serius) dan mungkin itu adalah perasaan seseorang yang baru lulus tapi belom ada kerjaan. duit ga ada, masih harus nanggung beban ke orang tua. haaa.

Terus lagi-lagi gagal noken. yaaaa gapapa sih. toh emang sadar diri juga kenapa gak lulus. kegiatan di semester 7 kemarin terlalu menyita waktu sehingga yang berbau akademik nyaris tidak bisa diselamatkan (dan yang bisa diselamatkan cuma kuliah. itupun sedihnya ga dapet IP 完璧 gegara 1 matkul.) Tetapi, di balik itu, banyak sekali pengalaman yang benar-benar mengesankan. ya pertamakali dapet kerjaan (padahal kemampuan berbicara sudah entah ke mana), meskipun masih harus ngos-ngosan buat kejar target, bayang-bayang orang tua yang udah mulai minta sesuatu yang memang sebenarnya wajar buat dilakukan sama orang seusia saya sih. geura lulus ai manèh.

Sebenarnya saya cukup takut dengan apa yang harus saya hadapi di semester menuju akhir ini. Melihat kanan kiri temen atas bawah, perlahan menuju apa yang diimpikan. Kalau liat update di sosial media, tempatnya udah mulai beragam. gak cuma Bandung, Jakarta, Jogja, tapi Malaysia, Singapura, Mesir, Arab Saudi, Belanda, Jerman, PerancisAmerika, Jepang (dan gak disangka banyak banget yang ke negara ini, gak temen SMP, senior SMA, dan temen kuliah ってもちろんだ。 ) dan berbagai negara lainnya.

Semester 7 merupakan salah satu masa paling menyebalkan karena lagi-lagi saya, meskipun dengan keadaan sadar, melepaskan kesempatan itu karena suatu hal. pada semester itu, ada mungkin 12 orang, bahkan lebih,  teman saya ke Jepang, gratis, baik itu jangka pendek maupin jangka panjang. di sini, saya merasa kayak orang bego, usaha buat ke Jepang ada, tapi malah orang lain yang dapat. kan  sedih ya. belum lagi 事務所 selalu bikin drama yang kadang membuat saya menghela nafas. bukan berarti saya gak suka sama yang pergi ke berbagai negara, senang, tentu saja karena saya juga tahu beberapa di antara mereka memang ada yang ingin sekali buat bisa ke sana dan semua perjuangan mereka yang berhasil pergi, yang saya tahu, mereka memiliki semangat yang jauh lebih keras dan 意志 yang lebih kuat daripada saya dan terbukti, mostly usaha mereka memang pantas and they’re worthy to achieve it.

Apa yang membuat saya merasa kecil dan bego? semua yang berangkat ke Jepang adalah teman yang sudah saya anggap cukup dekat (dekat di sini maksudnya orang-orang yang ada di circle pergaulan saya di kampus)

Sedih gak sih? tergantung.
ngga, aku gak sirik sama yang ke Jepang pake duit sendiri da urang ge mun aya kahayang bisa. toh saya juga dulu ke sana biaya sendiri.
Iya. meskipun saya senang mereka bisa meraih mimpi mereka yang ke Jepang gratis dan biaya ditanggung pihak sana, di sisi lain saya juga sedih. aing iraha ka dinya kanggo diajar atawa kerja di ditu. di negri Sakura.  da aing gè hayang.

benar-benar di persimpangan.

terus entah kenapa, dari beberapa bulan yang lalu, kepikiran pesan teman saya, sebut saja dia Ikuk, yang dia bilang ke saya beberapa hari sebelum keberangkatan dia ke Nagoya, katanya sih wejangan neneknya.

teh, sesibuk apapun pokoknya yang penting jaga silaturahmi.

beuh. nempel banget sumpah. gegara itu selalu kepikiran berbagai hal, ngerembet itu. how to deal with your family, your friend on present day, you.and people at your past, tapi sayangnya susah banget. ego saya yang terlalu tinggi, atau entah ada aja yang jadi penghalang (mungkin karena ga diniatkan dari hati sih ya) jadinya apa yang ada di otak saya ga pernah kejadian.

salah satunya adalah dealt with your past. tau sih dulu ngejauhin beberapa orang gegara jaman SMA yang penuh masa labil. この人は、今なら、憧れの人だ。gimana gak saya 憧れ, dialah yang menyebabkan saya terjerumus ke Bahasa Jepang (sialnya orang ini udah beneran lupa sama bahasa Jepang padahal dia yang ngajarin wkwkwk parah) dan sempat menjadi alasan kenapa saya mau belajar biologi. haha parah banget ya. ini orang udah beneran susah dijangkau. padahal pengen banget minta maaf sama orangnya. sama 告白したい。ada lah. semacam pengakuan dosa kali ya. udah beban banget soalnya. kalo harus ketemuan もう無理だ。ヨロッパに留学中ですから。 aku doain sukses ya kamu di sana. aku mah minta 2 hal. kartu pos sama foto tulip juga cukup.
itu tulisan di atas gamblang banget ya….
yah sudahlah. gak usah kepo sama orangnya. pernah saya bahas di postingan entah kapan.

pokoknya yang baca postingan ini sampai kelar, mohon doanya ya. saya sedang menyusun skripsi. saya punya target buat lulus juli/agustus dan yang pasti wisuda november. saya mohon maaf kalau pernah berbuat yang ngak mengenakkan pada kalian semua. hehehe.

hatur nuhun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s