Cerita kesekian mengenai keadaan jalan… hft.

image
contoh rumitnya jalan di kota Bandung dan sekitarnya

[posting-an kali ini adalah opini. setiap orang bebas mengekspresikan pendapatnya. tolong dibaca dengan lapang dada ya😁 ]
dan saya benar-benar pusing liat jumlah motor yang ada di jalan

mungkin, entah postingan yang kapan, tapi saya pernah mengeluh soal jumlah kendaraan bermotor di Bandung, terutama  motor. pada seenaknya ngebut di jalan, ambil lahan jalan, tapi kalo ada kecelekaan, hebatnya mereka selalu di posisi ‘korban’ meski terkadang jelas banget yang salah adalah pengendara motor itu sendiri.

udah banyak banget cerita soal “kalau mau liat perilaku suatu bangsa, lihat bagaimana mereka mengendarai kendaraan mereka di jalan” dan saya mengakui, masih banyak yang…… ah sudahlah.

tapi saya pun tidak munafik, terkadang saya lebih senang pergi pakai kendaraan pribadi kalau memang acaranya mendesak dan pergi sama keluaga, ataupun berangkat ke kampus (kalau bareng ayah). ya selama tidak mengeluarkan uang kenapa ngga (macam nebeng lah)?

saya juga tau ada beberapa orang yang lebih memilih membawa kendaraan pribadi karena beberapa hal. banyak dari teman saya pun ada yang memang membawa kendaraan pribadi ke kampus karena padatnya aktivitas. mungkin di antara mereka ada yang memilih membawa kendaraan pribadi karena memang jauh lebih nyaman atau saking padatnya aktivitas lebih baik bawa kendaraan pribadi. iya lah pakai kendaraan pribadi jauh lebih nyaman. tapi kadang lucu juga, ketika para pengguna kendaraan pribadi mengeluhkan soal macetnya jalan di kota Bandung. lah mereka juga yang menyebabkan macet. jangan hanya menyalahkan angkot sebagai biang macet (meski itu adalah salah satu penyebab macet sih)

saya juga mengamati keadaan jalan di Bandung saat akhir pekan. kalau dulu, boleh lah orang Bandung ngeluh kendaraan plat B bikin Bandung macet, lah sekarang, baik kendaraan plat B maupun D sama-sama menyebabkan macet. tumpah ruah tuh semuanya. terus kalau liat pengendara motor di jalan…. dari jauh aja dah kayak  pasukan yang mau perang karena saking banyaknya jumlah motor di jalan (yang kadang bikin merinding.)

oleh karena itu, saya sampai saat ini masih lebih memilih menggunakan kendaraan umum ke mana-mana karena hanya ini cara untuk mengurangi kemacetan di jalan, meski keadaan jalan makin semrawut, meski saya harus berangkat 1-2jam sebelum kegiatan dimulai 😅

saya juga senang mengamati orang-orang yang menggunakan transportasi publik. ekspresi yang dikeluarkan mereka beragam dan saya memang lebih senang menggunakan kendaraan umum karena (terkadang) bisa bersosialisasi dengan orang yang ada di angkot. saya pun senang melihat pelajar yang memilih angkot sebagai transportasi. sedikitnya itu mengingatkan saya akan masa sekolah. saya justru bisa dekat sama teman-teman karena bisa bersosialisasi di angkot…. meskipun pernah mengalami insiden wkwkwk

tapi juga nih, supaya kita bisa nyaman menggunakan kendaraan umum, itu adalah peer buat semua pihak, baik warga, para juragan angkot, dan juga pemerintah. semoga kendaraan umum di Bandung makin nyaman, makin banyak warga yang memanfaatkan kendaraan umum, dan kota tempat aku tinggal makin nyaman ditinggali warganya.

ps. banyakin zebra cross plis.  saya sudah terlalu sering nyaris ditabrak motor atau bis atau kendaraan apapun karena minimnya zebra cross. di daerah tempat saya tinggal, zebra cross terdekat berada sekitar 200 meter dari tempat tinggal. kalau trotoarnya enak mah ga masalah. ini? jalan di trotoar pun takut karena banyak yang bolong 😭

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s